SHARE

Hanoi merupakan ibu kota Vietnam, kota yang memiliki sejarah yang panjang. Hanoi menjadi ibu kota kerajaan pertama kali saat kaisar Ly Thay Tho memilih kota ini sebagai ibu kota kerajaannya di tahun 1010 M. Dan memberikan nama Thang Long yang berarti Kota Naga mengaum. Pemberian nama ini sebagai pengingat atas kemenagan yang diperoleh sang kaisar dalam peperangan.

Nama Thang Long tetap dipakai kota ini hingga tahun 1831 M. Saat Kaisar Tu Duc dari Nguyen Dynasty memberi nama Hanoi yang berarti kota yang diapit sungai. Saat itu Hanoi bukan lagi merupakan ibu kota kerajaan Kota Hue yang menjadi ibu kota kerajaan.

Saat Vietnam dikuasai Prancis dan wilayah yang dikuasai Prancis di asia tenggara saat itu dikenal dengan nama French indochine yang meliputi Vietnam,Cambodia dan Laos. Hanoi kembali menjadi ibu kota pemerintahan French Indochine. Di kota inilah gubernur jenderal Prancis dan staffnya berkantor dan tinggal.

saat kita mengelilingi kota ini akan dapat kita saksikan bangunan peninggalan Prancis dari tahun 1902-1953 yang kini difungsikan sebagai gedung pemerintahan, hotel, gedung pertunjukkan dan gereja berdampingan dengan kuil-kuil Budha berusia ratusan tahun dari masa kerajaan.

Pada bulan Februari lalu, kami berkesempatan mengunjungi kota yang berada di bagian utara Vietnam ini. karena bertepatan dengan perayaan tahun baru Vietnam yang dikenal dengan nama Tet Festival, maka suasana kota sangat ramai dan meriah. Saat inilah peziarah akan mengunjungi kuil-kuil untuk berdoa bagi leluhur dan berharap di tahun ini kehidupan mereka semakin baik dari tahun sebelumnya. Bagi wisatawan yang datang ke Vietnam saat Tet Festival harus memesan tiket penerbangan, bus dan kereta api serta hotel dari jauh hari supaya tidak kehabisan, karena saat Tet Festival warga Vietnam akan pulang ke kampung halamannya dan merayakan Tet Festival bersama keluarga.

Sebagai sesama Negara ASEAN tidak diperlukan visa untuk mengunjungi Vietnam dan mata uang yang digunakan adalah Dong (VND,) kurs yang berlaku 1USD=20.000 VND. Saat berada di kota Hanoi banyak tempat yang dapat dikunjungi diantaranya adalah:

Vietnam Museum Of Ethnology

Museum of Ethnology, Vietnam
Museum of Ethnology, Vietnam

Di museum inilah pengunjung dapat menyaksikan benda-benda peninggalan bangsa Vietnam museum ini terdiri dari dua lantai tipa lantai menampilkan alat-alat yang digunakan rakyat Vietnam dalam kehidupan sehari-hari seperti alat pertanian seperti bajak dan kerbau sebagai hewan penariknya,alat menenun,alat menangkap ikan,pakaian pernikahan.
Pakaian-pakaian tradisional suku-suku bangsa yang ada di Vietnam juga ditampilkan keluar dari gedung ini di halaman gedung akan kita jumpai miniature rumah asli Vietnam
Tiket masuk : 40.000  VND

Temple Of Literature

Temple of Literature, Vietnam
Temple of Literature, Vietnam

Salah satu kuil yang paling ramai dikunjungi saat perayaan Tet adalah Temple of Literature. Kuil bersejarah yang berada kawasan West Old Quarter ini dibangun sekitar tahun 1070 oleh kaisar Ly Thai Tho sebagai penghormatan kepada Confucius (di Vietnam dikenal dengan nama Khong Tu) dan para cendikiawan Vietnam.

Temple of Literature merupakan universitas pertama dan tertua. Komplek luas ini terdiri dari tiga bagian bagian pertama setelah melewati pintu gerbang berwarna putih yang dihisi ukiran Harimau dan Burung di sisi kanan dan kiri. Melalui gerbang ini pengunjung akan dibawa ke halaman yang rindang dengan pohon-pohon yang menaungi menyusuri jalan setapak ini pengunjung juga dapat menyaksikan sebauh kolam berukuran cukup besar di sisi kanan.

Bagian kedua pengunjung memasuki pintu masuk lainnya yang lebih pendek untuk sampai ke sebuah lapangan dimana tepat ditengah-tengahnya berada sebuah kolam yang ukurannya jauh lebih besar dari kolam yang pertama kali kita jumpai. Di sisi kiri dan kanan tempat ini berdiri bangunan di dalamnya terdapat piagam dari batu bertuliskan nama-nama cendikiawan dan hasil yang mereka capai. Sayangnya, pengaruh waktu dan cuaca menyebabkan tulisan ini hampir tidak bisa terbaca.
Melalui pintu gerbang yang atapnya terbuat dari kayu berukir pengunjung dibawa memasuki bagian terakhir yang merupakan sebuah lapangan yang cukup luas di bagian ujung berdiri kuil yang selalu dipenuhi peziarah. Di dalam bangunan yang didominasi warna merah ini para peziarah membakar hio dan menyampaikan permohonan agar bisnis dan usaha mereka semakin sukses di tahun ini.sedang disisi kanan lapangan toko-toko yang yang menjual peralatan sembahyang berada
Tiket masuk : 20.000  VND

Ho Chi Minh Mausoleum

Presiden Ho Chi Minh Mausoleum
Presiden Ho Chi Minh Mausoleum

Di sinilah tempat tubuh presiden Ho Chi Minh disemayamkan. Seperti pemimpin besar Uni Soviet dan China tubuh beliau diawetkan. Sayang saat kami datang kesana mausoleum tidak dibuka. Memang setiap setahun sekali selama  waktu 2 bulan tubuh beliau akan dibawa ke Rusia untuk dirawat.
Kami beruntung menyaksikan proses pergantian petugas jaga.

Ho Chi Minh Museum

Presiden Ho Chi Minh Museum
Presiden Ho Chi Minh Museum

Museum ini berada di bagian depan dari One Pillar Pagoda dan dibangun untuk menghormati presiden Ho Chi Minh setiap pengnjung yang memasuki museum ini diharuskan menitipkan tas termasuk kamera yang dibawanya kepada pihak penjaga. Di museum ini pengunjung akan melihat patung presiden Ho Chi Minh dalam ukuran besar berdiri dengan tangan terbuak seolah menaymbut tamu yang datang.
Tiket masuk : 25.000  VND

Presidential palace

Presidential Palace
Presidential Palace

Tempat ini dulunya merupakan tempat kediaman gubernur jenderal Prancis yang memerintah Indochina (Vietnam,Laos,Cambodia,) gedung ini dibangun pada tahun 1906 dan berfungsi sebagai kediaman gubernur jenderal hinga tahun 1954 saat Vietnam utara menjadi Negara merdeka.

Ho Chi Minch Vistage In Presidential Palace

Di sinilah tempat presiden Ho Chi Minh tinggal dan berkantor. Tempat yang dipilih president Ho Chi Minh adalah sebuah rumah yang berada di dekat istana gubenur jenderal Indochine. Di rumah sederhana ini pengunjung dapat menyaksikan kamar tidur, kamar makan dan kamar kerja sang presiden. Buku-buku yang dibaca president Ho Chi Minh tartata rapi di garasi disamping rumah terdapat 3 buah mobil yang pernah digunakan presiden Ho Chi Minh.

Vietnam Military History Museum

Vietnam Military History Museum
Vietnam Military History Museum

Salah satu museum yang tidak boleh terlewat saat mengunjungi kota Hanoi adalah Vietnam Military Museum. Saat kita baru memasuki bagian depan museum kita sudah disambut oleh tank T-54 yang berada di bagian kanan museum sedang dibagian kanan sebuah pesawat MIG-21. Saat kami datang kesana museum sedang tutup untuk istirahat siang.

Meski kami tidak bisa memasuki koleksi museum yang berada di dalam bangunan kami tetap dapat melihat koleksi peralatan militer dari USA, Prancis dan Vietnam sendiri. Dekat dengan menara bendera bangunan bersejarah yang dibangun di masa dinasti Nguyen sekitar abad 19 Masehi. Bangunan yang didirikan dinasti Nguyen sebagai menara pengawas untuk mengawasi daerahnya dari serbuan tentara lawan masih tegak berdiri dan kini dipuncak menaranya selalu berkibar bendera Vietnam

Menara bendera ini terdiri dari 3 lantai semakin ke atas semakin menyempit dibagian bawah menara yang merupakan bagian terluas nampak sekitar sebelas buah meriam peninggalan dinasti Nguyen sementara diujung sebelah kiri sebuah keranjang besi berisi bola-bola meriam.disebelah jajaaran meriam-meriam kuno nampak meriam-meriam lain yang berasal dari masa perang Vietnam dari tahun 1954-1975.

Pengunjung juga dapat menyaksikan deretan pesawat tempur dari masa perang Vietnam 1965-1975 yang ditinggalkan USA saat meninggalkan negeri ini tidak hanya pesawat tempur namun juga helicopter dan APC.
Dari pemerintah Vietnam sendiri sebuah pesawat berbadan lebar yang buatan Unisoviet yang digunakan presiden Ho Chi Minh juga ditampilkan.

Reruntuhan pesawat transport C-47 yang digunakan tentara prancis untuk mengangkut pasukan-pasukan prancis dalam pertempuran menentukan di dien bien phu yang jatuh ditembak tentara Vietminh juga dapat kia saksikan

Ngoc Son Temple

Ngoc Son Temple, Vietnam
Ngoc Son Temple, Vietnam

Kuil ini berdiri diatas dipulau kecil ditengah-tengah danau Hoan Kiem untuk sampai ke daratan dimana kuil ini berada pengunjung akan melintasi jembatan melengkung berwaran merah sehingga dikenal dengan nama Red Bridge.
Kuil Ngoc Son didedikasikan kepada jenderal Trang Hung Dao yang mengalahkan tentara mongol di abad 13 Masehi. Di dalam kuil terdapat patung sang jenderal, tombak dengan berbagai ukuran dan bentuk, patung kuda yang menjadi kendaraaan sang jenderal. Di dalam kuil terdapat kotak kaca dimana di dalamnya terdapat Kura-kura raksasa yang diawetkan dan disepuh warna kuning yang dikenal dengan nama Cu Rua dan dipercaya keturunan kura-kura raksasa yang memberikan pedang pusaka kepada kaisar Ly Thai To.

Dengan pedang pusaka pemberian Kura-kura emas, kaisar berhasil melindungi negeri dan membawa ketentraman kepada rakyat. Namun dalam suatu hari kiasar dan pengawalnya sedang berlayar di danau, Kura-kura emas muncul dan mengambil kembali pedang pusaka tersebut. Hingga kini dipercayai bahwa pedang pusaka tersebut masih ada disatu bagian didalam danau Hoa Kiem
Tiket masuk : 20.000 VND

Hoan Kiem Lake

Inilah danau terbesar di kota Hanoi. Posisi danau ini unik karena berada di tengah kota Hanoi. Danau Hoan Kiem terkenal dengan keberadaan kuil Ngoc Son dan legenda pedang pusaka kaisar Ly Tahi Tho dan Kura-kura emas. Saat matahari tenggelam pemandangan sekitar danau semakin cantik dengan lampu-lampu yang menyinari tempat ini.kaum muda dan keluarga di Hanoi.

St Joseph Cathedral

St. Joseph Cathedral, Vietnam
St. Joseph Cathedral, Vietnam

Bangunan ibadah umat Katolik ini diresmikan tahun 1886 dan merupakan salah satu bangunan warisan pemerintahan Prancis di Vietnam yang terawat baik bangunan ini bercorak gothic dan saat kami mengunjunginya sekitar pukul 8 malam sepasang calon pengantin sedang diambil fotonya. Rupanya bangunan gereja ini juga menjadi lokasi pilihan untuk foto prewedding.

Bach Ma Temple

Kuil kecil yang berada di kawasan Old Quarter ini dibangun kaisar Ly Hay Tho di abad 10 M. Menurut legenda, sang kaisar membangun kuil ini di tempat dimana kuda putih yang dinaiki sang kaisar berhenti di tempat ini.

Thang Long Water Puppet

Water Puppet merupakan salah satu seni kebudayaan Vietnam yang menjadi daya Tarik para wisatawan asing untuk menyaksikannya. Kisah-kisah yang ditampilkan didalam pertunjukkan Water Puppet diambil dari kehidupan sehari-hari rakyat Vietnam yang merupakan masyarakat agraris dan nelayan. Kisah legenda dan pahlawan bangsa Vietnam juga sering diangkat dalam pertunjukkan Water Puppet, seperti saat kami menyaksikan pertunjukkan Water Puppet di gedung pertunjukkan Thang Long. Gedung pertunjukkan yang penataannya mirip seperti di bisokop ini, saat kami datang, hampir seluruh kursi yang tersedia sudah diduki penonton yang merupakan wisatawan asing.

Bila umumnya pada pertunjukkan panggung merupakan tempat pemain berdiri maka di Water Puppet panggung merupakan kolam berisi air dengan tirai dibelakangnya dari balik tirai inilah para pemain Water Puppet dengan alat dan mekanisme tertentu mengatur pergerakan wayang yang mereka mainkan.

Di sebelah kiri panggung para pemain musik duduk dan selama pertunjukkan berlangsung mereka memainkan musik
Kesenian Water Puppet sendiri diyakini sudah ada sejak abad ke 11 Masehi di Vietnam, dan awalnya berkembang di daerah Delta Mekong. Delta Mekong merupakan daerah yang pertanian yang subur dan juga merupakan lumbung ikan utama di Vietnam. Sempat menjadi pertunjukkan yang ditampilkan di kalangan istana akhirnya kesenian ini.
Tiket : 60.000 VND

Tempat makan dan Minum

Minum Kopi Di Poc Ho

Hampir sama dengan Indonesia kopi merupakan minuman yang disukai warga Vietnam di kta Hanoi banyak berdiri cafe sebagai tempat meminum kopi salah satu tempat yang dijadikan pilihan penggemar kopi adalah Poc ho.letak cafe ini ada di lantai dua dari sebuah bangunan tua.menuju ke tempat ini kita akan melalui bangunan lain. Duduklah di teras lantai dua dari sini kita bisa melihat danau Hoan Kiem Lake.  Alamat : 11P Hang Gai

Madame Hien

Restoran yang mengambil tempat di bangunan villa dari abad 19 M ini menyajikan masakan tradisional Hanoi dan Vietnam serta campuran Prancis.pemilik restoran ini adalah seorang koki terkenal dari prancis yang neneknya merupakan wanita Vietnam nama restoran ini madam hien diambil dari nama sang nenek
www.verticale-hanoi.com

Transportasi

Wisatawan dapat menggunakan bus, Kereta api maupun pesawat menuju kota-kota lainnya dari Hanoi.
Untuk KA wisatawan dapat berangkat dari stasiun KA Hanoi terdapat pilihan sleeper class maupun non sleeper class menuju kota-kota lainnya.
Bandara internasonal Hanoi melayani penerbangan domestik maupun internasional untuk penerbangan domestik dapat memilih Vietnam airlines www.vietnamairlines.com
Bus sleeper dan non sleeper dapat dipesan melalui biro-biro perjalanan yang ada di kota Hanoi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY