SHARE

Dimasa kerajaan Khmer mencapai masa keemasannya yang berlangsung anatara abad 11-13 Masehi, puluhan hingga ratusan candi dan komplek candi dibangun diseluruh wilayah kerajaan khmer (kini bagian kerajaan Cambodia,Laos dan Vietnam.) Selain komplek candi di Angkor Wat yang terletak di Siam Reap, yang fenomenal dan telah menarik jutaan wisatawan mengunjunginya. Cambodia memiliki candi-candi lainnya yang sayang bila tidak kita kunjungi saat berada di Cambodia. Berikut adalah 7 Komplek Candi Peninggalan Kerajaan Khmer Selain Angkor Wat:

Koh Ker

Salah satu candi peninggalan kerajaan Khmer lainnya yang menarik untuk dikunjungi adalah Koh Ker. Candi ini dibandingkan candi Angkor Wat tidak begitu terkenal di telinga wisatawan. Dibangun sekitar abad 10 masehi oleh Raja Jayavarman VII dan menjadi ibukota Kerajaan Khmer menggantikan Angkor dari tahun 928 -944 M dikenal juga dengan nama Chok Garygar. Hanya dua raja yang berkuasa di kota ini Raja Jayavarman VII dan putranya Raja Harshavarman II. Raja-raja berikutnya meninggalkan Koh Ker dan memilih Angkor sebagai ibukota kerajaan.

Koh Ker merupakan komplek candi yang sangat luas banyak terdapat candi-candi kecil yang berada di tengah-tengah hutan. Umumnya wisatawan akan mengunjungi candi-candi utama di sini, diantaranya Prasat Tham, sebuah candi yang dililit pohon besar. Prasat Neaung Khmau salah satu candi yang unik karena berbeda dengan candi-candi lainnya di Koh Ker. Candi ini dibangun dari bata hitam berbeda dengan candi lainnya yang dibuat dari bata merah dan sebagai tujuan utama di Koh Ker adalah Prasat Prang yang terbesar dari seluruh candi-candi di koh ker dan merupakan candi tertinggi di Cambodia.

Prasat Prang berbentuk pyramid mengingatkan kita akan candi-candi di amerika selatan peninggalan Kerajaan Maya dan Inca.sayang pengunjung tidak dapat naik keatas pyramida pengunjung hanya dapat mengambil foto dari bawah.dan Prasat Lingga dimana terdapat lingga berukuran besar yang masih utuh dekat prasat lingga juga terdapat candi lainnya namun sebagian bangunannya sudah runtuh.
Tiket masuk : USD 10/orang

Sambor Prei Kuk

Sambor Prei Kuk seperti Koh Ker juga sering luput dari radar kunjungan wisatawan hal ini wajar karena lokasinya yang jauh serta tidak banyak guide yang tahu jalan menuju komplek candi ini. Jalan menuju komplek candi ini juga masih jalan tanah dan saat musim hujan jalanan ini akan banjir terkena imbas dari sungai yang mengalir di wilayah ini.
Kota terdekat menuju Sambor Prei Kuk adalah Kompong Thom dari pusat Kota Kompong Thom diperlukan waktu sekitar 1 jam untuk sampai di komplek candi ini.Sambor Prei Kuk merupakan komplek candi pre Angkorian karena dibangun abad ke7 M sebelum Angkor dibangun dan menjadi ibukota kerajaan khmer hingga abad 15 M.

Baik Sambor Prei Kuk dan Angkor tercatat pernah menjadi ibukota kerajaan Khmer. Sambor Prei Kuk  dibangun oleh Raja Ishanavarman I (616-638 M). Sambor Prei Kuk juga dikenal dengan nama Ishanapura sesuai dengan nama raja yang membangunnya Raja Ishanavarman.

Sambor Prei Kuk terdiri dari tiga kata yang memiliki arti Sambor (banyak) Prei (kebahagiaan ) Kuk (candi). Dulunya terdapat 293 candi di komplek ini seiring berjalannya waktu tinggal 42 candi yang masih berdiri. Sambor Prei Kuk terdiri dari tiga buah bagian candi berbeda.
kami memulai perjalanan kami dari bagian pertama bernama Prasat Sambor di Prasat Sambor kami melihat sebuah candi yang dililit pohon bagian akar pohon bisa dikatakan pohon itu tumbuh di atas candi. Kemudian kita sampai di bagian kedua bernama Prasat Tao penanda candi ini adalah dua patung Singa dari batu yang terpajang di pintu depan candi perjalanan kami berakhir di bagian ketiga disini juga terdapat beberapa candi sama seperti di bagian pertama dan kedua dari sini kami kembali ke tempat awal.
Lokasi : 30 km ke utara dari Kota Kompong Thom
Tiket  : USD 5

Preah Khan Di Kampong Svay

Komplek candi luar biasa yang terlupakan dan tersembunyi didalam hutan itulah ungkapan wisatawan yang mengunjungi Preah Khan di kampong Svay. Dari Sambor Prei Kuk setelah 3 jam berkendara kita akan tiba di komplek Candi Preah Khan di Kampong Svay masuk dalam Provinsi Preah Vihear. Mendengar nama Preah Khan kadang wisatawan akan bingung karena terdapat dua nama Preah Khan lain yang juga merupakan komplek candi di wilayah Siam Reap tempat dimana Angkor Wat berada.

Nama lain komplek candi ini bernama Prasat Bakan. Prasat Bakan dibangun selama masa pemerintahan Raja Suryavarman I, Suryavarman II sekitar abad 12 M. Raja Jayavarman II yang membangun Angkor juga pernah tinggal di sini, sebelum akhirnya pindah ke Angkor dan membangun candi-candi besar di sana.
Prasat Bakan merupakan komplek yang sangat luas bagian pertama yang kami jumpai adalah sebuah candi yang letaknya agak menurun. Dari luar candi kami dapat melihat sebuah menara dengan patung wajah di keempat sisinya sama seperti yang ada di Candi Bayon namun dalam ukuran lebih kecil.

dari candi ini pengunjung beralih ke candi selanjutnya dibanding candi pertama candi ini lebih besar yang menarik adalah jembatan dari batu yang menghubungkan daratan dengan candi ini.jembatan ini melintas di atas sungai yang sekarang airnya sudah menyusut.dilihat dari lebar dan panjangnya jembatan ini di masa Kerajaan Angkor dahulu lalu tentulah sungai yang mengalir dibawah jembatan ini adalah sungai yang lebar dan dalam dimana kapal-kapal berlayar diatasnya.kini jembatan batu ini menyatu dengan daratan.yang mengagumkan saat kita perhatikan dinding luar jembatan ini kita akan menemukan ukiran-ukiran yang masih terlihat jelas dan indah.
Bentuk gerbang candi ini juga mirip dengan candi Bayon terdapat tiga buah menara dengan ukiran wajah yang karena waktu sudah tidak begitu jelas. Semakin berjalan kedalam memasuki hutan kita akan menemukan bagian patung dari Singa maupun hewan lainnya yang terpotong. Candi-candi lainnya keseluruhan ada puluhan candi selesai dari candi ini kami kembali ke candi yang kami lewati saat menuju ke sini. Di candi ini terdapat patung burung Garuda serta patung Naga yang utuh sementara sebuah danau besar berada dekat dengan candi ini.
Menurut sejarah saat Bangsa Cham menyerbu Kerajaan Khmer dan mengalahkannya dimana selama 4 tahun Bangsa Cham berkuasa di ibukota Kerajaan Angkor salah seorang bangasawan Kerajaan Khmer  meninggalkan Angkor bersama pengikutnya dan menetap di Prasat Bakan di masa ini beliau kembali menyusun kekuatan dan setelah waktu dan persiapan dirasa cukup didukung prajurit dan rakyat kerajaan Angkor beliau dapat merebut kembali ibukota kerajaan Angkor bangasawan ini dikenal dengan nama raja jayavarman VII saat naik tahta.
Komplek candi di prasat bakan sangat menarik selain arealnya yang luas dan banyaknya candi-candi yang berada di komplek ini juga tidak banyak wisatawan yang mengunjunginya hal ini dikarenakan jarak yang jauh lokasi yang terpencil di tengah hutan dan kurangya penanda jalan menuju tempat ini.
Tiket masuk : belum ada loket penjual tiket

Preah Vihear

Candi di atas awan mungkin ungkapan ini tepat menggambarkan Candi Preah Vihear. Berdiri di atas bukit yang masuk wilayah pegunungan Dangrek yang merupakan dataran tertinggi di Cambodia. Candi ini masuk wilayah Provinsi Preah Vihear.
Candi Preah Vihear sejak lama menjadi perselisihan dua Negara bertetangga Cambodia dan Thailand. Perselisihan yang telah berlangsung semenjak tahun 1959 hanya 5 tahun semenjak Cambodia merdeka dari Prancis. Perselisihan ini timbul akibat perbedaan peta wilayah yang diakui kedua Negara hingga kini tercatat beberapa kontak senjata antara kedua Negara.
Kami berangkat menuju Candi Preah Vihear pagi sekitar jam 7 dari pusat Kota Preah Vihear dan tiba di pos pemeriksaan jam 9 pagi. Setelah mendaftar kami menaiki mobil bak terbuka yang dikendarai prajurit militer Cambodia didepan kami rombongan wisatawan asing nampak memenuhi bagian belakang kendaraan nampak seorang kameraman dengan peralatannya juga berada dibagian belakang bak mobil yang terbuka.
Saat kami datang ke Preah Khan, adalah hari dimana keputusan siapa pemilik Komplek Candi Preah Khan dibacakan tidak mengherankan malam sebelum kami pergi ke Candi Preah Vihear seluruh siaran berita di televisi Cambodia memberikan liputan kondisi terakhir Candi Preah Vihear. Nampak tentara dari kedua Negara yang berjaga di pos mereka masing-masing. Rekaman peristiwa saat terjadi baku tembak antara tentara Cambodia. Hal yang sempat membuat kami memikirkan kembali apakah akan tetap ke candi Preah Vihear. Untungnya semuanya berjalan lancar meski pengamanan terlihat meningkat.
Perjalanan dari pos pemeriksaan sampai ke puncak bukit dimana candi Preah Vihear berada hanya 10 menit. Ssetelah tiba di puncak kami dan wisatawan lainnya harus berjalan mendaki beberapa ratus meter dan tiba di candi pertama. Dari candi ini ada jalan menurun kebawah patung Singa dan Naga berdiri di kedua sisi tangga batu tersebut. Candi pertama ini juga memiliki ukiran yang menarik menggambarkan naga. Namun ukiran yang paling bagus adalah ukiran yang ada di atap gerbang.
Dari candi pertama pengunjung berjalan menuju candi berikutya bila, dihitung ada sekitar 4 candi lainnya di komplek candi Preah Vihear. Candi terakhir terletak paling ujung lokasi candi ini berdiri tepat dipinggir  bibir jurang dan pemandangan dari tempat nilah paling terbuka dan paling indah.
Biaya sewa kendaraan dari pos ke candi preah viher USD 25/mobil

Banteay Chmar

Kami tiba di komplek candi Banteay Chmar setelah menempuh 3,5 jam perjalanan dari kota Siam Reap, dua patung Budha setengah badan berukuran besar menyambut pengunjung yang datang. Bangunan pertama yang kami temui reruntuhan perpustakaan. Dengan menyusuri jalan yang telah disediakan kita akan menemui banyak reruntuhan bangunan candi yang belum direstorasi. Bekas parit, bagian-bagian candi berukir dan bagian-bagian patung.
Saat tiba di candi utama bangunan candi yang lebih utuh kita temukan ukiran dan relief yang mengambil bentuk dewa, orang suci dan hewan. Seperti Candi Bayon di sini pengunjung juga melihat stupa berwajah manusia dalam ukuran besar. Hal ini tidak mengherankan Karena raja yang membangun candi Bayon dan candi Banteay Chmar adalah orang yang sama yaitu Raja Jayavarman VII.
Obyek utama di candi Banteay  Chmar adalah relief dinding candi, di bagian ini menggambarkan kisah pertempuran laut dan darat yang dijalani tentara kerajaan Khmer dibawah pimpinan Raja Jayavarman VII dan juga kisah lainnya. Relief ini panjangnya mencapai beberapa meter.
Candi Banteay Chmar seperti candi Preah Vihear letaknya berdekatan dengan perbatasn Thailand hanya 20 KM
Tiket Masuk : USD 5.

Beng Maelea

Komplek candi yang berjarak sekiatr 40 KM dari komplek Candi Angkor Wat ini adalah komplek candi yang luas. Raja Suryavarman II adalah yang pertama memerintahkan pembangunan candi ini dan diselesaikan dimasa penerusnya raja Dharanindravarman II dan Jayavarman VII.
Saat kami memasuki komplek candi Beng Malea di sisi kiri dan kanan dua buah patung Naga berkepala lima. Saat tiba di depan candi utama pengunjung harus agak berhati hati saat berjalan diatas bagian-bagian candi yang runtuh terutama setelah hujan. Dari sini kami memasuki bagian dalam candi, di sini bagian dinding candi beserta relief banyak ditemukan. Kini pengunjung semakin mudah menjelajahi bagian dalam candi menggunakan jembatan dari kayu.
Tiket Masuk USD 5.

Kbal Spean

Dikenal dengan nama River of Thousands Linggas. Waktu terbaik mengunjungi Kbal Spean adalah pagi hari. Dari pintu masuk pengunjung akan berjalan sekitar 1 jam melintasi bagian dalam hutan. Titik pertama yang pengunjung temui adalah sungai Kabl Spean, di mana airnya berasal dari perbukitan Phnom Kullen. Di sungai ini pengunjung dapat menyaksikan Lingga dan ukiran mengenai dewa-dewi.
Bagi kerajaan Khmer sungai ini dianggap suci dan memberikan kemakmuran dimana air sungai Kbal Spean yang digunakan untuk mengairi sawah dan lahan pertanian selalu memberikan hasil yang baik.
Beranjak dari sungai di beberapa dinding batu ditemukan ukiran dewa-dewa.sebuah air terjun dengan airnya yang bening adalah tempat terakhir yang kami kunjungi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY